Home » , , , , , » Pengobatan Tradisional Untuk Anemia Yang Aman

Pengobatan Tradisional Untuk Anemia Yang Aman

Pengobatan Tradisional Untuk Anemia Yang Aman

Salam bahagia selalu untuk Anda. Apakah Anda sering merasa cranky dan cepat lemas saat beraktivitas ? Atau suka merasa keleyengan ? ditambah lagi badan sering lemas, seolah tidak bertenaga dan kerap kali menjadi mudah marah. Maka sudah saatnya Anda memeriksakan diri, karena  jika diabaikan bisa berlanjut pada kondisi anemia atau kekurangan darah. Jika sudah seperti itu maka yang Anda butuhkan adalah Pengobatan Tradisional Untuk Anemia Yang Aman yaitu mengkonsumsi obat tradisional. Nah, untuk penjelasan lebih lengkapnya, silahkan Anda simak uraian berikut ini.

Penyakit Anemia

http://www.fatmawatisusi.com/2015/12/pengobatan-tradisional-untuk-anemia.html
Anemia adalah kondisi dimana jumlah Hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Dimana fungsi dari hemoglobin bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru, sedangkan sel darah merah adalah “kendaraan” yang mengantarkannya ke seluruh organ di dalam tubuh, seperti otak, jantung, usus dan banyak lagi, dimana semuanya membutuhkan oksigen untuk dapat bekerja maksimal. 


Penyebab Penyakit Anemia

1.    Perdarahan
Perdarahan yang menyebabkan anemia bisa merupakan perdarahan masif yang terjadi dalam waktu singkat, maupun perdarahan sedikit sampai sedang namun terjadi dalam jangka waktu panjang. Perdarahan masif dalam waktu singkat misalnya terjadi pada kondisi kecelakaan yang menimbulkan perdarahan banyak. Sedangkan perdarahan sedikit namun terjadi secara terus menerus misalnya terjadi pada kondisi menometroragia (menstruasi panjang dan lama) dan cacingan.

2.    Penurunan produksi sel darah merah
Penurunan produksi sel darah merah terjadi antara lain pada kondisi anemia aplastik, leukemia, kurang asupan nutrisi pendukung pembentukan sel darah merah dan penyakit ginjal. Anemia aplastik merupakan kondisi dimana sumsum tulang belakang gagal membentuk ketiga komponen besar sel darah yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (sel darah untuk membantu proses pembekuan darah). Sedangkan pada kondisi gagal ginjal yang terjadi adalah kemampuan tubuh membentuk sel darah merah secara keseluruhan menurun. Hal ini disebabkan ginjal menghasilkan sebuah hormon yang disebut eritropoeitin, dimana hormon ini berfungsi sebagai prekursor pembentuk sel darah merah. Seperti yang kita ketahui, pembentukan sel darah merah memerlukan zat penting seperti asam folat, vitamin B12, dan zat besi. Kekurangan zat besi dapat menimbulkan kondisi anemia defisiensi besi. Begitu pula dengan kekurangan asam folat dan B12 dapat menimbulkan kondisi anemia megaloblastik.

Begitu pentingnya peran nutrisi dalam pembentukan sel darah merah, sehingga pada ibu hamil, perempuan usia subur, bayi, dan vegetarian juga dapat mengalami anemia akibat kurangnya asupan. Salah satu alasannya juga adalah kebutuhan zat besi ibu hamil, perempuan usia subur, dan bayi cenderung meningkat.

3.    Penghancuran sel darah merah sebelum usia seharusnya
Sel darah merah memiliki usia daur ulang kurang lebih 120 hari atau 3 bulan. Pada beberapa kondisi, penghancuran sel darah merah dapat terjadi sebelum waktu daur ulang yang seharusnya. Hal ini menyebabkan kurangnya sel darah merah yang beredar di jaringan. Kondisi ini terjadi pada talasemia, G6PD, dan sickle sel anemia. Ketiga penyakit yang disebutkan di atas merupakan penyakit yang dapat diturunkan. Namun pada G6PD dapat disebabkan adanya obat seperti kina dan kamper.

Gejala Penyakit Anemia

1.       Kulit Pucat
Coba cek warna gusi, bagian dalam bibir atau bagian dalam kelopak mata bawah Anda. Jika warnanya lebih pucat dari normal, bisa jadi itu gejala anemia. Ini terjadi jika Anda kekurangan hemoglobin yang menciptakan warna merah pada darah.

2.       Nafas Pendek-pendek
Meski telah menarik nafas dalam-dalam, jika kadar oksigen dalam darah Anda jumlahnya dibawah normal, Anda akan tetap merasa seperti kehabisan nafas. Waspadailah jika Anda sering kehabisan nafas ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti naik tangga atau olahraga ringan.

3.       Cepat Merasa Lelah
Gejala ini paling sering dialami, namun juga sering dianggap remeh. Biasanya orang sering menganggap kelelahan sebagai akibat dari kurang istirahat atau kurang tidur. Anda patut khawatir jika rasa lelah ini juga disertai dengan lemas, sulit konsentrasi, cepat bad mood.

4.       Detak Jantung Lebih Kencang
Jantung yang bekerja lebih keras dari biasanya dapat mengakibatkan detak jantung yang tidak normal, bunyi detaknya lebih kencang, pembengkakan atau bahkan gagal jantung.

Jika ini terjadi, kemungkinan Anda sudah lama menderita anemia akibat kekurangan zat besi. Namun jika Anda memang memiliki sejarah penyakit jantung, segeralah cek kadar zat besi dalam darah Anda, karena kekurangan zat besi juga dapat mempengaruhi masalah jantung.

5.       Kaki Tidak Bisa Diam
Jika Anda termasuk orang yang kakinya tidak bisa diam (restless leg syndrome), seperti selalu bergerak atau mengetukkan kaki ke lantai, cobalah cek kadar zat besi Anda. Sekitar 15% orang yang mengalami sindrom ini biasanya mengalami anemia karena defisiensi (kekurangan) zat besi. Makin parah defisiensinya, biasanya sindomnya juga makin parah.

6.       Sakit Kepala
Tubuh yang mengalami Anemia akan memprioritaskan asupan oksigen ke otak ketimbang sel-sel lain dalam tubuh. Meski begitu, asupan oksigen yang diterima otak pun jumlahnya kurang dari normal, sehingga pembuluh darah pada otak dapat membengkak dan mengakibatkan sakit kepala, pusing atau keleyengan.

7.       Ngidam yang Aneh-aneh
Anda heran kenapa wanita hamil sering ngidam? Itu karena wanita hamil paling sering mengalami Anemia karena kekurangan zat besi yang berfungsi memproduksi sel darah merah. Namun jangan salah, mereka yang tidak hamil, atau bahkan pria, juga bisa ngidam yang aneh-aneh seperti es batu, tanah, debu, kapur atau bahkan kertas. Ini adalah salah satu gejala Anemia karena kekurangan zat besi.

8.       Gelisah
Mereka yang mengalami anemia umumnya cepat merasa gelisah. Jika kadar oksigen dalam darah kurang, maka sistem saraf tubuh akan terganggu. Ibaratnya kopling tubuh Anda rusak, sehingga detak jantung menjadi tidak normal yang dapat menimbulkan perasaan gelisah atau paranoid, padahal Anda sedang baik-baik saja.

9.       Haid Dalam Jumlah Banyak
Wanita adalah kaum yang paling sering mengalami Anemia, terutama jika sedang datang bulan. Jika darah yang keluar saat haid lebih banyak dari normal, besar kemungkinannya untuk kehilangan banyak zat besi. Waspadai jika Anda sering merasa pusing saat sedang haid.

10.       Rambut Rontok
Anemia yang parah dapat menyebabkan rambut rontok. Ketika kekurangan oksigen dan zat besi, tubuh otomatis akan masuk ke survival mode dan mengutamakan suplai oksigen ke organ yang paling membutuhkan dan menomorduakan bagian tubuh yang dianggap tidak terlalu penting, seperti jaringan yang menahan akar rambut agar tidak rontok.

11.       Wanita Hamil
Bayi dalam kandungan juga membutuhkan zat besi dalam pertumbuhannya, sehingga otomatis mereka akan “mencuri” zat besi yang dimiliki ibunya. Selain itu, wanita seringkali kehilangan darah dalam jumlah banyak saat melahirkan, dimana ini juga mengurangi jumlah oksigen dan zat besi dalam tubuh. Gejala utama wanita hamil yang kekurangan zat besi adalah sering muntah di pagi hari (morning sickness).

12.       Bentuk Lidah Berubah
Selain warnanya lebih pucat, penderita Anemia juga sering memiliki bentuk lidah yang berbeda, seperti permukaannya terlalu mulus, meradang atau mengeluh sakit. Ini karena mereka kekurangan asupan myoglobin atau protein penting dalam sel darah merah yang  diperlukan otot lidah.

13.       Masalah Pencernaan
Meski asupan zat besi dalam makanan Anda sudah cukup, masalah pencernaan kronis seperti Celiac Disease (tidak mampu mengkonsumsi protein dari gluten) atau Crohn’s Disease (radang usus) juga bisa mengganggu proses penyerapan nutrisi dan vitamin penting.

14.       Vegetarian atau Vegan
Karena sumber utama zat besi ada pada daging, umumnya para vegetarian atau vegan sulit mendapatkan asupan zat besi. Ini bisa diatasi dengan mengkonsumsi sayuran hijau tua, gandum dan kacang-kacangan yang dikombinasikan dengan sayuran lain yang kaya akan Vitamin C.

Obat Tradisional Yang Aman Untuk Penyakit Anemia

Jika Anda pernah mengalami gejala di atas, segeralah lakukan pencegahan atau pengobatan, karena  Anemia yang parah bisa menyebabkan kerusakan organ internal dan meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung serta kanker. Untuk pengobatan jika Anda berminat sekarang telah hadir Pengobatan Tradisional Untuk Anemia Yang Aman dengan memanfaatkan produk tradisional yaitu jelly gamat gold g (olahan teripang emas segar).

http://www.fatmawatisusi.com/2015/12/pengobatan-tradisional-untuk-anemia.html
Jelly gamat gold g atau sering disebut jelly gamat adalah sebuah produk kesehatan tergolong jenis herbal yang terbuat dari olahan teripang emas asli dan diproduksi oleh PT GNE. Mengapa harus teripang emas asli yang menjadi bahan dasar jelly gamat ? alasannya karena para ahli farmakologi telah menemukan unsur yang mengandung banyak zat gizi seperti protein, mineral, omega 3 dan Bio Active Element yang berkhasiat untuk membasmi segala macam penyakit dan unsur ini telah terkenal sejak 500 tahun yang lalu. Selain itu perlu Anda ketahui bahwa Teripang Emas yang digunakan untuk keluhan ini berasal dari jenis Golden Stichopus Variegatus yang mana spesies ini adalah spesies terbaik dibandingankan dengan 1000 spesies lainnya. Keistimewaan didalam spesies ini ialah kandungan Gamampeptide (yang tidak ditemukan pada spesies lain) bermanfaat untuk mencegah inflamasi, mengurangi rasa sakit, 3x lebih cepat menyembuhkan luka, mengaktifkan pertumbuhan dan mengaktifkan sel-sel , menstabilkan emosi dan memelihara sirkulasi darah, dan juga terkandung Cell Growth Factor berfungsi untuk memperbaiki sel atau jaringan yang rusak, menormalkan hb secara alami dan tetap terasa nyaman di tubuh, mengatasi kelelahan, dan merehabilitasi semua fungsi tubuh yang mulai melemah.

Hebatnya lagi Bangsa China saja menyebut Sea Cucumber ini dengan nama Hai Shen, yang artinya ginseng laut/makanan yang sudah terbukti dalam proses penyembuhan seperti pengobatan luar pada anak-anak yang khitan (sunat), untuk mengobati mereka yang terluka akibat perang seperti luka panah, tombak, luka tersayat pedang, dsb. Ditambah lagi Langkawi Malaysia, Sea Cucumber disebut sebagai Gamat, juga dikenal sebagai obat tradisional serbaguna. Mereka memanfaatkan gamat sebagai obat pendarahan pada wanita atau penyakit kronis yang lainnya. Namun sayang hanya karena alasan gamat ini bau dan tidak sedap maka hanya sebagian orang malaysia saja yang tertarik. Dan yang terakhir di Amerika kini, Sea Cucumber (lebih dikenal dengan nama Marine Care) dikembangkan secara besar-besaran sebagai “makanan untuk therapy” pada masalah Arthristis dan Osteoarthritis.

Selain khasiatnya yang luar biasa karena serbaguna, jelly gamat gold g juga memiliki kandungan aktif lainnya seperti  Protein 86,8 %, Kolagen 80,0%, Mineral. Mukopolisakarida, Glucasaminoglycans(GAGs), Antiseptik alamiah, Glucosamine dan chondroitin, Saponin, Omega 3,6 dan 9, Asam amino, Lektin, Vitamin dan mineral. Nah, makin sempurna saja nih jelly gamat gold g.

Jelly Gamat Gold G Aman Dan Halal Dikonsumsi, Faktanya :

  • Produk ini aman dikonsumsi semua usia (termasuk untuk anak-anak, bayi, ibu menyusui, dan ibu hamil).
  • Sertifikat HALAL dari Malaysia: JAKIM (22.00)/492/2/1 010-10/2004.
  • Rekomendasi (Sertifikat) Badan POM RI ML 234201001307.
  • Rekomendasi dari Agri-Food & Veterinary Authority of Singapore (AVA) tanggal 11 Oktober 2003 (Semacam Departemen Kesehatan-nya Pemerintah Singapura).

Jelly Gamat Telah Diakui Dunia, Faktanya :

  • US FDA menggolongkan gamat emas sebagai “FOOD GRADE”
  • Di Australia, sudah dikembangkan untuk membantu pengobatan AIDS & HIV.
  • Di Melbourne, digunakan sebagai sumber protein.
  • Di Malaysia dan Thailand digunakan sebagai antiseptik dan pengobatan tradisional secara turun-temurun.
  • Di Australia & Amerika, ekstrak gamat bermanfaat sebagai obat untuk para atlet, juga suplemen untuk: sakit sendi, reumatik, osteo-arthritis.
  • Di Asia (Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei) teripang / gamat  lebih dari 500 tahun yang lalu telah digunakan untuk tonik dan pengobatan tradisional. 
  • Sedangkan di China, Jepang, dan Korea, gamat digunakan sebagai makanan dan hidangan para bangsawan.
Nah, bagaimana Anda tertarik untuk mencoba Pengobatan Tradisional Untuk Anemia Yang Aman dengan Teripang Emas / Jelly Gamat Gold G ? ayo buruan pesan sekarang juga dan rasakan khasiatnya.
http://www.fatmawatisusi.com/p/petunjuk-pemesanan.html
Terimakasih atas kunjungan Anda dan semoga Jelly Gamat Gold G bisa menjadi syari'at kesembuhan penyakit Anda.

0 komentar:

Posting Komentar